terbaru

Jumat, 25 Februari 2011

Pakistan Ajak Indonesia Latihan Keamanan Laut

Jakarta (ANTARA) - Militer Pakistan mengajak militer Indonesia untuk ikut serta latihan bersama keamanan laut, yang diselenggarakan oleh Angkatan Laut Pakistan, dalam beberapa waktu mendatang. Hal itu disampaikan Kepala Staf Angkatan Laut Pakistan Laksamana Madya Noman Bashir saat melakukan kunjungan kehormatan kepada Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono di Jakarta, Selasa. Juru bicara TNI Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul usai menghadiri pertemuan itu, mengatakan, hubungan bilateral kedua negara telah berjalan baik termasuk hubungan militer kedua pihak.

"Namun, kedua militer belum pernah melakukan latihan bersama khususnya, angkatan laut kedua negara. Karena itu, dalam pembicaraan tadi pihak Pakistan meminta kesediaan Indonesia untuk dapat ikut dalam latihan keamanan laut dalam bentuk latihan bersama," ungkapnya, menegaskan. Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup itu, Pakistan juga meminta agar ada pertukaran perwira antara militer kedua negara. "Permintaan mereka untuk pertukaran perwira, sudah lama mereka sampaikan namun belum disertai jadwal yang pasti," kata Iskandar. Menanggapi itu, Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono seperti dikutip juru bicaranya mengatakan, akan mempertimbangkan keikutsertaan TNI khususnya Angkatan Laut, untuk terlibat dalam latihan bersama keamanan laut. Sedangkan untuk pertukaran perwira, Panglima TN meminta Pakistan untuk memberikan kepastian jadwal bagi pertukaran perwira bagi kedua negara. "Kita akan kirimkan perwira kita untuk belajar ke Pakistan, namun hingga kini mereka belum berikan jadwal yang pasti," ungkapnya, seperti dikutip juru bicara Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul.

Kerja sama Pertahanan

Pemerintah Indonesia dan Pakistan telah menyepakati kerja sama pertahanan untuk memantapkan hubungan kedua negara dalam bidang pertahanan ke tingkat yang lebih luas, pada 21 Juli 2010. Kesepakatan itu tertuang dalam Nota Kesepakatan Kerja Sama Pertahanan (Defence Cooperations Agreement/DCA) yang ditandatangani Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dan Menteri Federal Urusan Pertahanan Pakistan Chaudry Ahmad.

"Kerja sama ini mencakup antara lain peningkatan kerja sama yang telah dilakukan kedua pihak, dan akan dilakukan kedua pihak dimasa datang," ujar Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro. Ia mengatakan, kerja sama dengan Pakistan tersebut sangat penting mengingat banyak kesamaan antara Indonesia dan Paksistan seperti etnik yang beragam, masalah perbatasan darat dan laut, terorisme dan lainnya. "Selama tiga tahun kita mempersiapkan apa yang bisa dilakukan oleh kedua negara terutama di bidang pertahanan," kata Purnomo. Hal senada diungkapkan, Menteri Federal Urusan Pertahanan Pakistan Chaudry Ahmad yang mengatakan, latar belakang budaya, kondisi geografis dan persoalan internal Pakistan dengan Indonesia mendasari kerja sama kedua pihak khususnya dalam bidang pertahanan.

SUMBER : http://id.news.yahoo.com/antr/201012...html?printer=1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar